Tinggalkan LINK anda di sini....!

Thursday, August 2, 2012

Jujur Aku Setia...


Setiap langkah yang ku ambil,
Walau semakin jauh darimu,
Tak bermakna kau jauh dari hatiku.

Pernah aku dihasut kata,
Kau jauh nun di sana,
Dan aku di sini...KESUNYIAN.

Hampir aku tersesat dalam godaan cinta,
Lemas aku digoda nafsu manusia.

Pernah aku hampir tewas,
Godaan yang datang tak mampu ku lawan,
Bergelut aku keseorangan.

Lalu bayangan wajahmu datang menerpa,
Kembali aku kepada hangat cinta kita,
Seolah memberiku perisai,
Menghapus nafsu syaitan yang merasuk diri.

Aku yakin,
Doamu yang tak berpenghujung,
Menjadi kekuatan cinta kita.

Sayang,
Aku hadiahkan kau sebuah kesetiaan,
Dibaluti dengan kejujuran,
Dan ku isi dengan cinta,
Yang tak berpenamat. 




Friday, June 29, 2012

Demi Rinduku...


Kau membuatku bahagia,
Kau membuatku merasa sempurna,
Setiap waktu yang pernah kita lalui,
Meninggalkan kenangan yang indah.

Tak pernah terfikirkan oleh ku,
Kau akan beranjak pergi dari hidupku,
Tak terlintas oleh ku,
Kini kau tiada lagi di sisi.

Pabila bersamamu,
Semua airmata menjadi tawa,
Bilakah lagi kau kan ada,
Menemani tawa suka duka.

Potretmu menjadi tatapan,
Memori menjadi pengubat kerinduan,
Setiap helaian kenangan ku imbau,
Demi rinduku padamu.

Inginku lihat senyuman itu lagi,
Inginku merasa dakapan kasihmu lagi,
Ingin aku mengucup pipimu lagi,
Inginku bersamamu lagi,
Berkongsi cerita jiwa remaja.

Ku harap Tuhan pertemukan kita,
Dalam mimpi berdakap mesra,
Walau hanya seketika,
Tetap aku ingin merasa.


Sunday, May 13, 2012

Kerna Kasihku Untuk Mu...


Kita disatukan oleh takdir,
Pada awalnya buat aku tertanya,
Apakah benar ini perhentianku?
Gaya apakah harus aku di sini?

Lalu masa seolah menjawab,
satu-persatu soalan yang dulunya terlintas,
Dan kini menjadi memori yang indah.

Pantasnya waktu berlalu,
Aku kini telah di isi dengan indahnya kasihmu,
Sayang yang tertumpah padaku,
Membuat kosongku yang dulu,
Penuh dengan tawa dan senyum mu.

Terujanya ku ketika bertemu,
Rindu rasanya ketika berpisah,
Terbayang bila kau tiada,
Tidak sabar rasanya menanti kepulangan mu nanti.

Sungguh!
Bukan penipuan yang aku lakarkan,
Malah keindahan hidup yang aku impikan,
Telah termakbul,
Tuhan kini ketemukan aku,
Dengan insan-insan yang terulung,
Berada di carta hatiku kini.

Memang mudah kasihku berbunga,
Memang indah sayangku berbalas,
Perasaan ini aku tetapkan dalam hati,
Aku biarkan ia menginap selamanya,
Dan tak akan mudah terhapus sewenangnya.


Wednesday, April 18, 2012

Tanpa Cintamu, Ku Bisa...


Dahulu kau katakan padaku,
"Aku mencintaimu selamanya,
Apa pun yang terjadi,
Hanya kau yang ku sayangi setulus hatiku,
Tak akan pernah bisa melupakanmu,
Tak mampu ku menggantimu."

Akhirnya dusta itu lahir,
Kecuranganmu terzahir,
Kepercayaanku kau calarkan,
Kesetiaan cintaku kau gadaikan.

Kehilangan amat berat bagiku,
Kenyataan itu menghiris hatiku,
Namun tetap aku kuatkan diriku,
Demi hidupku yang belum berkesudahan,
Hanya kerna tiadanya kamu.

Kini,
Sedang aku bahagia menjalani hidupku,
Kau hadir bersama bayangan kenangan,
Mengharap belas sisa cintaku,
Tuk mengunci namamu kembali ke dalam hati.

Pabila nanti kau ingin kembali,
Akan ku lari jauh mencapai impian yang tinggi,
Tidak akan aku perlu kau lagi dalam diri,
Kerna ku kini bisa sendiri.



Thursday, April 12, 2012

Hadirlah Dirimu dalam Mimpiku Selalu...


kegembiraan hari ini,
Tidak membawa kepada kekalan pada hari esok,
Keenakkan malam ini,
Tak dapat dipastikan elok esok.

Pastinya aku ingat,
Setiap patah pemberitahuanmu,
Peringatanmu masih utuh,
Amaran mu sentiasa tersemat.

Hari ini,
Bukan bererti aku lupa,
Tapi aku uji,
Apakah masih ada aku yang dulu,
Atau aku menjadi baru.

Terbukti,
Persoalanku terjawab,
Sememangnya yang lalu itu perit,
Yang lalu itu sakit.

Penawarku kamu,
Namun pada hari ini,
Kau tiada,
Tak dapat aku nyatakan,
Kau berjaya!

Tak terlintas untukku berpaling,
Tak tergamak aku buang kata-kata itu,
Cuma aku terkilan,
Aku sepi keseorangan.

Tiba saat ku kehilangan kini,
Aku rindu,
Pada raut wajahmu,
Senyumanmu yang bisa menenangkan gelisah ku.

Tiada lagi kamu,
Tiada lagi itu,
Semua ku pendam sendiri,
Tatkala rasa ini hadir,
Aku biarkan ia perlahan pergi.

Kau hilang,
Namun jangan kau tinggal aku sorang,
Masih aku perlukan pelukkan itu,
Saat kau datang dalam diam,
Aku nanti selalu dirimu sayang.